Kehamilan

6 Cara Menghitung Usia Kehamilan yang Baik

Pinterest LinkedIn Tumblr

Bagaimana cara menghitung usia kehamilan? Kehamilan adalah momentum yang sangat ditunggu oleh pasangan suami istri yang baru saja menikah. Kehamilan istri menjadi pelengkap kebahagiaan mereka, biasanya hal ini menjadi kado yang istimewa yang sangat dinantikan. Untuk anda yang baru kali pertama mengalami proses kehamilan pasti banyak sekali pertanyaan selama berjalannya kehamilan.

Selama sembilan bulan mengandung tentu anda ingin memberikan yang terbaik bagi si kecil. Proses kehamilan yang biasa dikatakan tidak sebentar ini kadang membuat pasangan suami istri gugup terutama istri yang mendapatkan tanggung jawab lebih untuk menjaga kalon bayinya agar tetap sehat sampai waktunya tiba.

Pertanyaan seperti makanan, vitamin dan hal yang bisa dilakukan pasti menjadi pertanyaan utama yang sering diajukan. Tetapi tidak jarang juga anda penasaran dengan usia kehamilan anda. Alasannya tentu saja rasa penasaran kapan akhirnya anda dan pasangan anda bisa bertemu dengan si kecil. Maka dari itu ada beberapa pasangan yang sengaja mencari tahu bagaimana menghitung umur kehamilan dan mulai mempersiapkan waktu kelahiran. Pasalnya kegiatan ini dapat membuat anda dan pasangan semakin erat satu sama lain sebelum kelahiran buah hati.

Pasti anda juga penasaran dengan pengertian usia kehamilan itu sendiri ya. Menurut beberapa sumber ilmiah usia kehamilan adalah rentan waktu kehamilan yang mulai dihitung semenjak pertama kali haid terakhir atau bisa disingkat dengan HPHT.

Perhitungan usia kehamilan itu sangat penting dikarenakan dari sini dokter kandungan dapat mengecek perkembangan janin anda dan kesehatannya. Misalnya perkembangan saat momen perkembangan dan pertumbuhan organ tubuh. Dari usia kehamilan ini, dokter dapat melakukan tindakan yang sesuai. Nah, biasanya usia kehamilan ditentukan dalam minggu dan hari, biasanya karena lebi detail atau tepat dika dibandingkan dengan bulan.

Selain dokter, anda dan pasangan juga bisa lebih mengetahui hal yang penting saja yang harus dilakukan selama proses kehamilan berjalan. Pada kehamilan trimester pertama terkadang menjadi usia kehamilan emas atau paling perlu banyak perhatian. Biasanya anda dan dokter bekerja sama menjadi janin agar tumbuh normal dan sehat.

Anda yang baru pertama kali mengandung, tidak ada salahnya untuk mencari tahu caranya mengetahui usia kehamilan atau gestational age. Untuk mengetahui umur kehamilan ada beberapa cara, ada 5 cara populer yang paling sering digunakan oleh dokter, berikut penjelasannya :

1. Menghitung usia kehamilan di rumah dengan metode manual dengan kalender

Biarpun metode perhitungan kalender ini terbilang mudah, pada kenyataannya perhitungan ini cukup rumit. Kenama demikian, karena Anda harus mengingat hari terakhir anda haid. Kebanyakan wanita tidak terlalu ingat siklus haidnya, jadi penghitungan seperti ini terkadang bisa saja meleset. Selain hari terakhir yang jarang diingat, masa ovulasi juga jadi kendala karena setiap orang memiliki sistim pembuahan sendiri.

Biasanya dokter akan bertolok ukur masa pembuahan terjadi pada hari ke-14 dari siklus menstruasi, dengan lebih-lebih dahulu mengenal hari pertama haid. Dari sinilah umumnya dokter bisa menghitung umur bayi dalam kandungan. Jadi yang sepatutnya diingat adalah tanggal pertama kali Anda haid dan hari terakhir haid. Kedua tanggal ini akan menjadi benar-benar penting dalam proses penghitungan umur kehamilan.

Beruntunglah jika Anda memiliki siklus haid teratur adalah per 28 hari. Jika memiliki siklus seperti ini pasti kau akan dengan gampang melakukan tracking kapan hari pertama dan terakhir. Setelah mengenal dua tanggal penting ini kau bisa lantas menghitungnya sendiri dengan menerapkan rumus Neagele. Berikut metode gampang menghitung umur kehamilan di rumah dengan rumus Neagele.

(Tanggal HPHT +7), (Bulan pada saat haid terkahir – 3), (Tahun pada saat haid terakhir + 1)

Contoh:
Anda terakhir kali menstruasi pada tanggal 18 Desember 2017, maka menghitungnya akan seperti ini:

(18+7), (12-3), (2017+1) = 25, 9, Jadi Hari Perkiraan Lahir (HPL) anda adalah 25 September 2018. Sesudah mengetahui HPL anda juga bisa seketika menghitung sangkaan usia kehamilan. Dari HPL kamu bisa menghitung usia kehamilan pertanggal 25 jadi pada 25 Januari 2018 usia kehamilanmu telah menginjak usia 1 bulan.

Kalau hari pertama dan terakhir haid terjadi di bulan yang tidak bisa dikurangi 3 adalah dari bulan Januari-Maret maka bulan cukup ditambah 9 meski tahunnya tetap sama.

Rumus yang bisa digunakan:
(Tanggal HPHT +7), (Bulan pada saat haid terakhir + 9), (Tahun pada saat haid terakhir)

Contoh:

Anda terakhir kali menstruasi pada tanggal 18 Januari 2018, maka perhitungannya akan seperti ini:

Baca juga  Cara Tes Kehamilan menggunakan Test Pack buat Anda yang Masih Ragu

(18+7), (1+9), (2018)= 25, 10, Jadi HPL anda adalah 25 Oktober 2018.

2. Menghitung Usia Kehamilan lewat USG

Sudah ngga kasing dong dengan USG, alat yang satu ini memang biasa digunakan di dokter kandungan. Via USG anda juga bisa menghitung usia kehamilan. Alat ultrasonografi ini dianggap paling jitu jika diperbandingkan dengan metode-metode lainnya. Pemeriksaan usia kehamilan dengan alat USG ini memang cuma bisa dilaksanakan di rumah sakit atau klinik. Jadi tidak semudah menghitung dengan metode kalender. Makanya penghitungan usia kehamilan dengan USG ini punya hasil yang 95% jitu.

Untuk mengetahui usia kehamilan pemeriksaan bisa dilaksanakan dengan dua metode. Pertama USG transvaginal yang biasa dilaksanakan di permulaan usia kehamilan. Kedua USG Transabdominal dilaksanakan via dinding perut pada saat kandungan mulai membesar. Kedua metode ini bertujuan untuk memutuskan lokasi bayi dalam kandungan, kantong bayi dalam kandungan, dan bagaimna pergerakan bayi dalam kandungan.

Di usia permulaan kehamilan biasanya dokter tidak menganjurkan untuk melaksanakan USG. Meskipun di usia kandungan 4 minggu sesungguhnya telah bisa terdeteksi. Ketika usia kehamilan menginjak usia 8 minggu dan 18 minggu baru dokter akan menganjurkan untuk melaksanakan pemeriksaan via USG. Di kedua usia kehamilan inilah penghitungan jitu baru bisa dilaksanakan. Penghitungan ini dilaksanakan dokter dengan metode berikut:

  1. Mengukur diameter kantong kehamilan biasanya di usia kehamilan memasuki 6-12 minggu
  2. Mengukur panjang janin dari kepala sampai bokong di usia kehamilan 7-14 minggu
  3. Mengukur lingkar kepala janin usia kehamilan di atas 12 minguu

Ketiga cara inilah yang biasanya dipakai oleh banyak dokter kandungan. Lazimnya dikala-dikala mendebarkan terjadi di ruang USG, banyak calon ibu dan ayah yang menangis. Alasannya tentu terharu sekaligus berbahagia bisa melihat jabang bayi yang telah dinanti-natikan kehamilannya. Melalui pemeriksaan USG secara rutin kamu juga bisa mengenal situasi calon anak anda mulai dari pertumbuhannya sampai kesehatan.

3. Menghitung Usia Kehamilan dengan Memanfaatkan Kalkulator Masa Subur

Metode yang satu ini juga cukup gampang dan tidak memerlukan biaya. Kalkulator masa subur ini banyak yang menyediakan secara gartis. Baik diwebsite atau berbentuk aplikasi jadi caranya kamu cuma perlu memasukkan tanggal pertama haid saja. Memakai kalkulator masa subur ini anda dapat memperkirakan situasi bayi dalam kandungan serta menghitung tanggal lahir bayi. Tapi ingat ya perhitungan ini belum tentu cermat.

Baca juga  Ini dia Alternatif Cara Tes Kehamilan Tanpa Tespek

Sebagian aplikasi juga menyediakan kalkulator masa subur secara cuma-cuma. Kalkulator ini juga dapat diaplikasikan untuk memperhatikan masa suburmu. Aplikasi-aplikasi ini juga biasanya dilengkapi dengan berita lain tentang kehamilan mulai dari rekomendasi makanan, olahraga serta berita dasar lainnya.

4. Menghitung usia kehamilan dari tinggi puncak rahim

Cara lain untuk menghitung umur kehamilan adalah dengan menilai fundus uteri atau puncak rahim. Cara perhitungan ini juga sering dilaksanakan dokter kandungan. Cara pengukurannya adalah dengan menghitung jarak dari tulang kemaluan dengan bagian puncak rahim yang terlihat di perut.

Hasil dari penghitungan ini lazimnya menonjolkan berapa umur kehamilan saat itu. Apabila jaraknya berkisar 28 cm berarti janin telah berusia 28 minggu. Meski bila mencapai 36 cm artinya umur janin telah 36 minggu.Teknik penghitungan ini dapat menggunakan bantuan pita ukur atau pemeriksaan palpasi. Pengevaluasian menggunakan bantuan pita ukur ini dapat dilaksanakan saat umur kehamilan lewat umur minggu.

5. Menghitung Usia Kehamilan dengan Mendeteksi gerakan janin

Umur kehamilan juga bisa dideteksi dengan gerakan janin. Sekiranya anda merasakan gerakan janin dalam perut makan bisa dipastikan kandunganmu telah berada di usia pekan. Hal ini berlaku untuk kehamilan pertama ya. Meski anda yang telah pernah hamil mungkin akan merasakan gerakan janin ketika memasuki usia pekan.

6. Menghitung Usia Kehamilan dengan Rumus 4

Satu lagi sistem yang bisa kamu gunakan untuk mengukur usia kehamilan di rumah ialah menerapkan rumus 4. Hampir sama dengan sistem kalender, rumus ini juga memerlukan hari pertama kamu menstruasi dan hari terakhirnya. Jadi kedua tanggal ini memang sangat penting nih ketika ingin mencari tahu usia kehamilan. Berikut sistem mengetahui usia kehamilan melewati rumus 4.

Umur kehamilan {(Tanggal sekarang – HPHT) X (4)}

Contoh:

Hari ini adalah tanggal 22 September 2017 ( )
HPHT 15 Juli 2017 ( )

Maka penghitunganmu adalah sebagai berikut
{(22-15) (8-6) x (4)}
7 hari 2 bulan x 4

Kemudian kamu harus kembali mengkalikan bulannya menjadi: 2 x 4

(2 x 4) + (2x)
8 + 0,7

Kemudian tambahkan dengan 7 hari dalam minggu yang artinya 1 minggu

Maka usia kehamilanmu adalah 9,7 minggu

Enam cara itulah yang bisa anda lakukan untuk mengetahui umur kehamilan. Sesudah mengetahuinya anda bisa lebih baik menjaga kesehatan karena sudah tahu vitamin apa saja yang diperlukan. Anda juga bisa nih menjalankan kesibukan mengasyikan bersama pasangan sambil menunggu lahirnya si buah hati.

Write A Comment